Kurus Bertambah Kurus

Posted on 28 Mei 2012

5



23:05 saya mulai menuliskan sesuatu dirumah maya ini. Mengingat-ngingat apa-apa yang spesial di hari ini. Semua biasa, dipenuhi kesibukan yang saya sendiri tidak bisa menahannya. Waktu terasa sempit. Bahkan untuk menepati janji bertemu teman-teman di Atrium pukul 18:30 pun harus saya buat sehemat mungkin perjalanan.

Sambil melakukan ini-itu saya men-schedule keberangkatan, dan terpaksa pilihan mengojek adalah yang terbaik. Mengingat Jakarta yang tak sembuh dari penyakit macet. Alhamdulillah, tepat. Saya tiba 10 menit sebelum pertemuan, dan sempat menunaikan shalat maghrib terlebih dahulu. Bagi saya hadir tepat waktu adalah kewajiban. Saya jadi teringat hari senin kemarin, diundang meeting di salah satu perusahaan manufaktur part-part kendaraan bermotor. Saya tiba 5 menit sebelum pertemuan jam 13:00. Namun sayang, orang lain tidak demikian menghargai waktu. Meeting pun menjadi mundur.

Lupakanlah kejadian Senin kemarin, hari ini saya gembira dapat menemui dua teman sekolah saya. Agendanya adalah merealisasikan rencana pembukaan unit usaha baru di sektor riil. Alhamdulillah. Namun ada komentar unik dari salah satu teman saya ini, dan di-amin-i oleh yang satunya lagi.

“Kok kurus banget sih?”

Udah kurus. Ada kata-kata banget… Untuk menunjukkan bahwa terjadi perubahan yang sangat ekstrim. Saya hanya bisa menanggapi dengan senyum. Ini bukan komentar pertama kali. Saya sendiri sudah bosan menghitungnya. Ketika saya sowan ke kantor lama, teman-teman kantor pun mengomentari demikian. Tetangga-tetangga dekat, apalagi keluarga di Bandung ketika saya pulang.

Saya sendiri tidak tahu apa yang terjadi kepada saya. Kini saya takut berhadapan dengan timbangan badan, karena takut melihat kenyataan bahwa penurunan berat badan saya benar-benar ekstrim.

Saya penasaran, dan memperhatikan bahwa celana yang saat ini sedang saya pakai pun ternyata melonggar. Ckckckck…

Mungkin saya harus menambah waktu tidur dan frekuensi makan. Tapi bagaimana saya bisa ingat akan kedua hal tersebut, jika sudah berhadapan dengan buku-buku dan berkutat dengan mesin pintar.

Sudah ah, coret-coretannya, saya mau kembali membaca buku dan menjawab beberapa email yang penting untuk dijawab.

Iklan
Posted in: Personal