Saya Kembali

Posted on 16 Desember 2008

13



Saat saya ingin pergi meninggalkan rumah ini
Ada sahabat-sahabat terbaik yang menginginkan saya kembali
Tapi saya menutup mata

Saat saya tidak ingin meninggalkan goresan tinta lagi disini
Ada yang menginginkan saya tetap menulis
Tapi saya menutup telinga

Saat saya ingin menyimpan semua rasa yang menggelora, sendiri
Ada yang menginginkan saya tetap mencurahkan isi hati disini
Tapi saya tidak mempedulikan

Saat saya ingin lebih banyak beramal di dunia nyata
Ada yang menginginkan saya tetap berbagi ilmu dan hikmah
Tapi saya tidak menggubris

Saat saya benar-benar ingin meninggalkan semua hal ini
Allah menuntun saya untuk kembali menulis dengan hati untuk berbagi ilmu dan hikmah
Saya terkesiap…

Saya kembali ke rumah ini, karena Allah
Saya kembali ke sini, karena mengharapkan keridhaan Allah
Ya Rabbi, saya mengikuti apa yang Engkau tunjukkan
Maka karuniakanlah aku cintaMu

* * *

Saya minta maaf untuk semua komentar yang belum ditanggapi selama saya pergi. Hanya beberapa orang saja yang saya balas melalui email.

Terima kasih untuk rekan-rekan yang terus memberi support. Mulai dari rekan blogger. Terima kasih atas kesediaannya untuk terus mampir dan melongok rumah ini. Kepada rekan-rekan kampus yang terus memberi support dan mendoakan agar tugas akhir saya segera selesai. Kepada rekan-rekan kantor yang menyenangkan, dan selalu menanti saya berkata sesuatu. Juga terima kasih untuk sang Murabbi yang senantiasa mengisi sisi batin ini yang kerap kali surut oleh gemerlap dan hiruk-pikuk dunia.

Tidak lupa permintaan maaf kepada sahabat-sahabat pengajian saya. Maafkan saya yang beberapa pekan ini sering tidak hadir karena tugas luar kota. Mudah-mudahan ngajinya tetap istiqamah meskipun tanpa kehadiran saya. Sekelam apapun masa lalu, berjalanlah kedepan, dan senantiasalah memperbaiki diri kawan-kawan.

Permintaan maaf juga untuk pak Edi karena jarangnya waktu untuk bertemu. Sehingga belum bisa memenuhi keinginan pak Edi untuk belajar shalat. Teringat saya saat pak Edi terseok dalam keadaan mulut berbau alkohol minta diajari shalat dan ingin keluar dari hidup yang membuatnya tidak tentram. Tangisan pak Edi saat itu seakan melunturkan semua ketakutan dan kata-kata pedas yang selama bertahun-tahun terlontar kepada saya. Mari kita tinggalkan kehidupan preman ke kehidupan tentram dan aman dalam naungan Islam ya Pak…!

Maaf pula untuk pak Abdul Azim yang meminta konsultasi untuk controlling power-plant alias PLTD-nya menggunakan PLC. Ternyata masih ada pertanyaan ya? Saya baru membaca email terakhir pak Abdul di Surabaya ini yang meminta nomor handphone saya. Maafkan saya, karena sudah beberapa hari tidak membuka accout email di google, jadi baru tahu hari ini.

Begitu pula untuk Putrisia mahasiswi UGM, maafkan saya belum bisa menulis tentang Jaringan Syaraf Tiruan sebagaimana requestnya. Nampaknya pembicaraan di YM terakhir, dapat saya simpulkan bahwa Putrisia masih kebingungan untuk mengubah variable sistem ke dalam bentuk matriks. Kapan-kapan saya akan carikan ebook yang cukup simple ya.

Maaf juga untuk para moderator dan member di Forum Sains, saya baru bisa aktif lagi beberapa hari terakhir ini. Dan itu pun hanya sekedar menjawab pertanyaan dan menanggapi artikel-artikel dari member yang lainnya. Sampai saat ini belum sempat meng-upload tulisan-tulisan baru lainnya, khususnya untuk 5 subkeilmuan yang dipercayakan kepada saya.

Kepada rekan-rekan alm(pintunet), saya mohon maaf karena tidak bisa ikutan kopdar di Plasa Semanggi kemarin. Tadinya ingin memberikan kejutan dengan tidak memberi kabar, tahunya saya mendapat tugas ke Surabaya. Maaf ya temanz….

Maaf dan terima kasih untuk orang yang (mudah-mudahan) mempertemukan saya dengan Allah bersama-sama. Selamat menyelesaikan tesisnya, mudah-mudahan dapat selesai semester ini. Dan mudah-mudahan Allah yang Maha Memiliki Kekuasaan senantiasa memberikan kesehatan agar mampu menjadikan tiap desah nafas menjadi ibadah, memberikan kekuatan agar dapat menyempurnakan ibadahnya. Kembali saya mengajak untuk terus meluruskan niat, karena semakin tulus niat kita, godaan syetan akan senantiasa lebih gencar lagi. Keep smile ya. Mudah-mudahan sakit yang dirasa menjadi penggugur dosa. Tetap sabar, dan kuatkan kesabarannya ya, mudah-mudahan menjadi amalan yang akan mengantarkan kita bertemu Rabb kita.

Saya kembali ke rumah ini, dan insyaAllah tidak ingin meninggalkannya…

Surabaya, 23:55 -Insan Sains-

Ditandai: ,
Posted in: Berita, Personal