A… bener gak sih Matahari bakal bersinar 36 jam?

Posted on 15 Oktober 2008

50



A.. A… kemarin dapat email dari temen, gini bunyinya :

“Pada tanggal 17 Oct 2008, matahari akan terus menyinari kita selama 36 jam (1.5 hari). Dan selama itu Amerika dan tetangga2nya akan gelap 1.5 hari. ini akan mengkonversi 3 hari menjadi 2 hari besar. ini terjadi setiap 2,400 tahun sekali. Kita beruntung dapat menyaksikan dan merasakannya, beritahukan yang lain yah… “

Hehehe.. De.. De.. sejak kapan sih email bisa bersuara? Emang emailnya ada fasilitas voice recognition apa?

Ih.. Aa mah suka ngeledek aja. Ayo dong jawab..!!

Bentar.. ini juga Aa lagi buka-buka buku astronomi dulu. Eh.. tunggu-tunggu.. setelah nyari-nyari sama om Google, ternyata udah ada yang menjelaskan, bahwa sebenarnya informasi itu hanya HOAX doang. Begini tulisan asli dari hoax tersebut :

“Coming October 17, 2008 the sun will rise continuously for 36 hrs (1.5 days). During this time the US countries will be dark for 1.5 days. It will convert 3 days into 2 big days. It will happen once in 2400 yrs. We’re very lucky to see this. Forward it to all ur frenz”

atau ada juga yang menulis seperti ini :

“Coming October 17, the sun will rise continuously for 36hours (1.5 Days) In this time the US countries will be dark for 1.5 Days. It will convert 3 Days to 2 Big Days. It will happen once in 2400 years. We are very lucky to see it. Donโ€™t miss it!”

Dan ternyata sumbernya datang dari ip address-ip address India. So.. yang menyebarkan ini adalah orang-orang India sono. Apa yach tujuannya? Hoax doang-kah?

Tapi coba Aa sotoy dikit ah….!! hehehe… Nih.. De… disini ditulis :

Orbit bumi = 149.600.000 km
Diameter (d) = 12.756,3 km
Massa (m) = 5,972 x 1024 km kg

Sekarang, kalau kita pengen tahu keliling permukaan terluar bumi gimana?

Emmmmm.. Em.. berarti sama dengan ngitung keliling lingkaran ya A?

Sip…!

Pake rumus “ฯ€ x d”. Duh.. tapi pusing ah ngitung angka sebanyak itu.

Hehehe.. Sini Aa bantu.
Keliling bumi = 3,14159 x 12.756,3 km = 40.075,064517 km. Atau sama dengan 24.901,4906179 mil.

Sekarang kita dah punya data tentang keliling bumi nih. Sekarang anggap bumi sebesar jam dinding yang bulet. Terus, bayangkan ada tali melingkar, mulai dari angka 12 sampai kembali ke angka 12 lagi. Terserah mau tali warna apa. Eh.. kasih warna biru aja denk. Biar enak dilihat. Sekarang bentangkan tali itu di meja atau dilantai sampai membuat garis lurus.

A __________________________________________________________B

Terus gimana A?

Coba lihat gambar diatas. Sekarang anggaplah ada orang berdiri di titik A. Terus dia mau pergi ke titik B. Anggap saja dari Bandung ke Jakarta. Kira-kira dibutuhkan waktu berapa lama?

Dua jam A?

Loh kok?

Ya iyalah..! Wong sering pulang pergi Jakarta-Bandung kok.

Ooo.. itu karena Ade naik mobil. Dengan rata-rata kecepatan 80-90 km/jam kan? Gimana kalo Aa suruh Ade ngesot dari Jakarta ke Bandung?๐Ÿ˜€

Gila aja kali A..! Ade bisa tewas…

Hahaha… udah.. udah.. Aa cuman bercanda. Balik lagi ke pembahasannya. Kalo Ade naik mobil, berarti dalam 1 jam udah nempuh jarak 80 sampai 90 km. Gimana kalau kecepatan rata-rata mobilnya diperlambat? Tentu bukan 2 jam lagi bukan buat ke Bandung? Itu berarti, lamanya waktu dari titik A (titik asal) untuk sampai ke titik B (titik tujuan) tergantung dari kecepatan kita bergerak. Ya toh?

hu um.. hu um.. Sekarang berapa kecepatan bumi bergerak?

Pertanyaan bagus. Bumi itu berotasi (berputar pada sumbunya) dengan kecepatan yang hampir tidak pernah berubah. Dan mustahil untuk berubah tiba-tiba, apalagi secara drastis. Bahkan menurut para ilmuwan, kalau pun (seandainya, apabila, bilamana, halaaah…ย  kelamaan!) berubah, itu pun bergeser hanya 1 detik setiap tahunnya.

(gambar diambil dari http://en.wikipedia.org/wiki/Earth)

Nah.. menurut yang Aa tahu dari sini, kecepatan rotasi bumi pada garis ekuator adalah 1.037,5646 mil/jam. Itu berarti, bumi bergerak dari titik A ke titik B (alias berotasi hingga kembali ke titik semula) membutuhkan waktu sebanyak : jarak tempuh (alias keliling bumi) / kecepatan (rotasi bumi)

24.901,4906179 mil / 1.037,5646 mil/jam = 23.999942382 jam (dibulatkan 24 jam)

24 jam itulah yang para ilmuwan sepakat menamakannya dengan nama “1 hari”. Nah.. sekarang lanjut ke pertanyaannya, “mungkinkah satu hari bisa menjadi 36 jam?”

Coba dengan ilmu yang tadi kita bahas. Kira-kira apa yang bisa menyebabkan satu kali rotasi bumi sampai 36 jam? Apa yang bisa membuat perjalanan kita dari Jakarta ke Bandung menjadi semakin lama?

Mampir-mampir dulu di tengah jalan. Makan-makan.. Hehehe.. Bercanda-bercanda. Nanti dikiranya Ade tukang makan lagi. Jawabannya adalah dengan memperlambat kecepatannya.

Mmmmmmmmmuaaaaaaaaaah. Pinter. Jadi syarat pertama 1 hari bisa menjadi 36 jam adalah kecepatan rotasi bumi harus melambat? Pertanyaannya selanjutnya “bisa nggak?” Gini…! [gaya dosen mode on]. Menurut hukum Newton Pertama Hukum pertama Newton tentang Inersia, dikatakan bahwa :

“A particle will stay at rest or continue at a constant velocity unless acted upon by an external unbalanced net force.”

Itu berarti “semua benda akan tetap pada keadaan atau kecepatan semula, sampai ada gaya dari luar yang mempengaruhinya”. Masih bingung De? Coba aja bayangin ada kelereng diem di atas meja. Kelereng itu mustahil menggelinding, kalau gak ada tangan yang mendorongnya, atau ada angin cukup kuat meniupnya, atau ada orang iseng gebrak-gebrak meja. :Dย  Bayangin juga orang yang main seluncur diatas es (ice skating). Dia akan terus meluncur, dan (hampir) tidak bisa berhenti, kalo dia tidak membuat lekukan kaki sehingga terjadi perlambatan untuk memberhentikan laju geraknya. Begitu juga bumi dan semua benda yang ada di alam ini. Bahkan termasuk diri kita. Aa pernah nulis bagaimana Hukum I Newton bisa dianalogikan untuk memperbaiki akhlaq.

Jadi jelas, sebenarnya hal itu (sekali rotasi bumi = 36 jam) mungkin saja terjadi, bila semua orang di dunia “berak” pada saat yang sama pada tanggal 17 Oktober 2008 sambil makan pisang. Hahahaha…

Iiiiiih.. Aa mah jorok..!! Emang apa hubungannya?

Ups.. hehehe… maaf. Maksudnya, sangatlah mustahil gitu De. Dibutuhkan gaya yang teramat besar untuk mempengaruhi gerak rotasi bumi. (Eh.. jadi keingetan film The Core, tentang ilmuwan-ilmuwan yang menembus inti bumi agar bisa mengembalikan gerak rotasi bumi). Bahkan bencana alam yang selama ini terjadi, juga bencana buatan seperti bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki saja, belumlah cukup untuk membuat bumi memperlambat gerak rotasinya.

Kalo rotasi bumi melambat, tentunya akan terjadi perubahan iklim yang sangat drastis dan tidak menentu. Perubahan kecepatan rotasi bumi pun, bukan hal yang mustahil dapat mempengaruhi kecepatan revolusi bumi, yang tentunya akan mempengaruhi gaya sentripetal dan sentripugal. Sehingga konstanta gravitasi bumi menjadi berubah. Otomatis bumi akan punya lintasan baru, dan ujung-ujungnya akan mempengaruhi alam semesta secara keseluruhan. Aduh.. duh.. duh.. Kok jadi kejauhan yach.๐Ÿ˜€

Tapi mungkin juga sih, ada meteor yang besarnya cukup seperseratus besar bumi yang nambrak atmosphere bumi dan sampai di permukaan. Itu berarti, KIAMAT. (Jadi keingetan film Armagedon..!). Udah ah, yang jelas kiamat itu urusan Allah, kita hanya berupaya untuk mempersiapkan diri bila kita adalah orang-orang yang kebagian mendapatkannya.

Alasan kedua, agar matahari bisa bersinar 36 jam di India. Yaitu, kutub-kutub utara dan selatan bumi menjadi di India dan yang lainnya di Amerika. Nah..! bisa kah hal ini tiba-tiba terjadi begitu saja? Memang Allah itu Maha Kuasa, sekali Dia berkata “Kun” (baca : “jadi”) maka “Fa yakun” (baca : “jadilah”), tapi tetap saja alam ini diciptakannya dengan sunnatullah (baca : hukum alam). Seluruh alam senantiasa bertasbih untuk-Nya di siang dan di malam hari, hanya saja kita yang tidak mengetahui tasbihnya alam. Seluruh alam tidak bisa lepas dari sunnatullah ini. Begitu pula dengan bumi dan matahari ini, mustahil bagi mereka membangkang kepada perintah Allah.

Allah-lah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Rabbmu. (QS. Ar-Rad, 13:2)

Wallahu ‘alam bishawab.

Yang jelas, menurut Aa sih, adanya hoax ini (seperti yang diungkapkan oleh mas Astronoman), membawa kabar baik juga. Setidaknya, banyak orang-orang yang mulai menggali tentang astronomi. Sekalipun hanya secuil, dan hanya untuk menjawab pertanyaan hoax tersebut. Yang penting mah, kita bisa mengambil hikmah dari setiap peristiwa, dan menjadikannya ladang menuntut ilmu.

Iya ya A. Kita memang mesti banyak belajar lagi. Ilmu itu menjadikan kita tidak sesat. Dan tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita bohong. A.. memang gak salah ya, Allah bilang di Al-Quran :


“Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: Berlapang-lapanglah dalam majlis, lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Mujadilah, 58:11)

Yups… setuju De. Maka dari itu, Rosulullah pernah bersabda :

โ€œBarang siapa yang menghendaki dunia maka tetapilah dengan ilmu, barang siapa yang menghendaki akhirat maka tetapilah dengan ilmu dan barang siapa menghendaki keduanya maka tetapilah dengan ilmuโ€

Bahkan saking pentingnya ilmu, Allah melarang kita berbuat sesuatu tanpa ilmu sebagaimana firman-Nya :

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan-jawabannya. (QS. Al-Isra, 17:36)

.

Sumber & Referensi bacaan :
http://en.wikipedia.org/wiki/Earth
http://en.wikipedia.org/wiki/Newton%27s_laws_of_motion
http://geography.about.com/od/learnabouttheearth/a/earthspeed.htm
http://www.nineplanets.org/earth.html
http://www.nineplanets.org/data.html
http://www.nineplanets.org/data1.html
http://mutoha.blogspot.com/2008/10/hoax-matahari-36-jam-pada-17-oktober.html
http://www.paperarticles.com/2008/10/october-17-2008-sun-will-rise-for-15.html
http://urbanlegends.about.com/library/bl_nasa_missing_day.htm
http://urbanlegends.about.com/library/bl_sun_will_rise_continuously.htm
http://urbanlegends.about.com/gi/dynamic/offsite.htm?site=http://www.sciam.com/article.cfm%3Fid=bad-weather-makes-day-long

Ditandai: , ,