Menghindari Masalah

Posted on 6 September 2008

18



Suatu malam, seorang laki-laki separuh baya tengah sibuk mondar-mandir di halaman rumahnya yang cukup terang di sinari lampu-lampu taman. Pemilik rumah itu sedang mencari sesuatu. Hal ini kontan membuat orang yang melintasi rumah tersebut bertanya-tanya, apa gerangan yang sedang dicari pemilik rumah ini. Hingga akhirnya ada seorang pemuda yang kebetulan adalah tetangganya. Pemuda tersebut memberanikan diri untuk bertanya kepada pemilik rumah tersebut.

Maaf… pak! Apakah yang bapak cari? Bisakah saya membantu?” Tanya pemuda tersebut.

Oh ya terima kasih! Saudara bisa membantu saya mencari sesuatu? Saya kehilangan cincin pernikahan saya” Jawab sang pemilik rumah.

Wah… tentunya benda yang sangat berharga ya pak!”, pemuda itu pun segera membantu mencarikan cincin yang hilang tersebut.

Sekitar 1 jam mereka telah mencari, namun hasilnya nihil, sang pemuda merasa putus asa, dan berkata :
Pak kita sudah mencarinya berkali-kali dan sudah 1 jam lebih saya rasa, tapi kita tidak menemukan cincin itu! Bapak mungkin dapat mengingat-ingat kembali, bisa jadi hilangnya bukan di halaman rumah bapak ini?

Memang bukan, terakhir saya ingat cincin tersebut terjatuh di gudang ketika saya akan memasukkan kursi yang rusak

Hah…..???!!!???” si pemuda keheranan, “Lalu mengapa bapak mencarinya di halaman ini?

Karena di gudang gelap dan pengap, jadi saya putuskan untuk mencarinya di halaman ini yang diterangi lampu taman, dan banyak udara segar!” jawaban polos sang pemilik rumah.

Kawan…!
Cerita diatas mungkin kedengarannya konyol, tapi hal ini banyak sekali terjadi pada diri kita. Ketika kita menemukan suatu masalah, ketika persoalan hidup serasa menghimpit kita, kita malah pergi menjauh dari masalah tersebut, bukannya menghadapinya.

Padahal masalah, kesulitan, dan persoalan hidup itu menuntut untuk dihadapi walau bagaimanapun bentuknya, dan sesulit apapun, karena kita baru bisa mendapatkan hikmah dan buah manisnya setelah kita melewati kesulitan dan masalah tersebut.

Kita mungkin bisa lari dari masalah, tapi demi Allah, hal itu tidak akan membuat kita mendapatkan solusi atas permasalahan yang ada, tak akan merasakan manisnya buah yang muncul setelah kita melewatinya, tak akan menemukan cincin yang dicari, tak akan mendapat hikmah dari apa yang terjadi, yang didapat malah masalah baru.

Jadi.. hadapilah masalah dengan tegar, jangan pernah lari, memang terkadang kita melihat masalah tampak begitu sulit, tapi bukan berarti tidak bisa diselesaikan, yakinlah kita bisa melewatinya. Dalam surat Al-Baqarah ayat 286, dan surat Al-Mukminun ayat 62 Allah menyatakan :

“Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya,…..”

“Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (QS. Alam Nasyrah : 5)

Wallahu ‘alam bishawab

Ditandai: ,
Posted in: Renungan