Marhaban Yaa.. Ramadhan…!

Posted on 29 Agustus 2008

19



Kawan…!!
Aura Ramadhan sudah mulai terasa. Penuh harap, kita menyambut kedatangannya. Bulan dimana kefitrahan manusia bisa diraih, seluruh dosa bisa dilebur, pahala berhamburan, karunia berlipat-lipat. Pintu taubat terbuka lebar, setan-setan dibelenggu. Sudah saatnya kita kembali kawan. Kembali menjadi manusia. Ya.. manusia yang membuat malaikat-malaikat iri, hingga setan pun dikutuk dan diusir karena keiriannya yang terungkap.

Lalu apakah yang membuat kita –manusia– lebih mulia dari malaikat? Karena kita memiliki akal dan nafsu. Akal dan nafsu itulah yang membuat manusia yang mampu menguasainya, memiliki derajat yang lebih mulia dari para malaikat. Ramadhan inilah bulan yang Allah hidangkan untuk kita, agar kita mampu memimpin kembali akal dan nafsu tersebut. Bukan akal dan nafsu yang memimpin kita. Betapa Allah mencintai kita kawan. Sujud kami hanyalah untuk-Mu duhai Rabb yang telah menghadirkan bulan agung ini.

Tapi apakah umur kita mampu mencapai Ramadhan yang tinggal sehasta ini? Lalu bila pun kita bertemu dengan Ramadhan, apakah kita pun mampu memaksimalkannya? Tidakkah rosulullah pernah bersabda, “Begitu banyak orang yang berpuasa, tetapi hanya mendapat lapar dan haus semata“, naudzubillahi mindzalik. Mudah-mudahan, shaum kita tidaklah demikian.

Duh.. kayak menggurui jadinya ya!. Udah ah..!

Ini adalah komitmen saya pribadi untuk ramadhan 1429 H kali ini. Mudah-mudahan Allah mengkaruniakan kekuatan untuk menggapainya. Dan mudah-mudahan bisa menginspirasi bagi yang membaca sehingga kita bisa ber-fastabiqul khairat di Ramadhan ini

Visi Ramadhan 1429 H :

Lunturkan dosa, hilaf dan keangkuhan diri
Lejitkan Potensi untuk meraih Prestasi
Lekatkan hati dengan Rabbul Izzati
Songsong Keluarga Muslim yang Islami
Demi tercipta Generasi Rabbani

*ehm.. ehm… berhubung tahun ini adalah tahun terakhir shaum sendiri, tahun terakhir berada di kampus, tahun terakhir berada di tiiiiiiiiit… (sensor…!), insyaAllah, maka jangan pada dehem-dehem kalo visi Ramadhan kali ini adalah seperti diatas. ^_^

Misi Ramadhan 1429 H :

  • Menjaga lisan, menjaga pandangan, menjaga pendengaran, menjaga hati
  • Memperbanyak doa untuk diri, calon istri (yg masih gaib), ummi, abi, dan seluruh orang yang Allah diimani
  • 1 sedekah 1 hari
  • 1 hari meneruskan nasihat kepada 1 orang
  • 1 kali khatam terjemahan Al-Quran
  • 2 kali khatam Al-Quran
  • 5 resensi buku
  • 10 kali memberi kenyang orang yang berpuasa
  • 10 bacaan buku
  • 10 hafalan hadits shahih
  • 20 artikel untuk postingan, terutama sedang fastabikul khairat dengan nona yang satu ini
  • 100 ayat hafalan Al-Quran
  • 140 kali berjamaah shalat wajib di mesjid
  • 180 kali shalat sunnah
  • Menghabiskan 10 malam terakhir Ramadhan, itikaf di Daarut Tauhiid Bandung
  • Meneruskan proyek Tugas Akhir pembuatan Underwater Robot
  • Merancang Flying Robot. Kalau selesai dilombakan bulan Oktober 2008
  • Selesaikan konsep audit terkomputerisasi (kerjaan kantor)

Kawan…
Pada akhir bulan sya’ban, Rosulullah saw, berkhutbah :

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini.

Kenanglah akan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.

Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.

Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.

Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat.

Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barangsiapa melakukan shalat sunnah di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardhu di bulan lain.

Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.

Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.

Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu”.

Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.

Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya. Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya. Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah memohon surga dan perlindungan dari neraka.

Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga. (HR. Ibnu Huzaimah)

Mohon di-ikhlaskan setiap ucapan, sikap, maupun prasangka yang pernah terbersit dan meninggalkan luka di hati. Baik untuk kawan-kawan yang berada di lingkungan masyarakat, kantor, kampus, maupun kawan-kawan blogger, dan forum-forum yang selama ini mengenal saya.

Ayo.. Gapai Ramadhan yang Lebih Baik

dari Ramadhan tahun kemarin.

Iklan
Posted in: Personal