Membudayakan Etos Kerja Islami

Posted on 22 Juli 2008

1



Resensi ini telah dipublikasikan di http://www.wisata-buku.com

Judul : Membudayakan Etos Kerja Islami
Penulis : K.H. Toto Tasmara
Penerbit : Gema Insani Press
Tahun : 2002
Genre : Islam – Akhlaq
Tebal : 224 Halaman
ISBN : 979-561-768-0

Lebih dari delapan jam -atau sepertiga hari- seorang pekerja menghabiskan harinya untuk mencari nafkah. Peras keringat, banting tulang, tak peduli siang ataupun malam. Singkat kata, segala hal dikorbankan demi memperoleh sesuap nasi atau berharap meneguk kenikmatan hidup di esok hari. Sayangnya, tak sedikit dari para pencari nafkah yang justru kehilangan esensi dari bekerja itu sendiri. Kebahagiaan yang selama ini diincar dan ingin diraupnya, ternyata hanya sebuah fatamorgana yang makin dikejar, malah makin membuatnya merana.

Sang penulis, dengan kepekaannya yang tinggi terhadap kondisi umat –Muslim, memaparkan kembali makna bekerja yang sesungguhnya menurut pandangan Islam dengan begitu manis. Tak heran, karena selain sebagai Da’i yang piawai dalam berdakwah secara lisan, K.H. Toto Tasmara –sang penulis– juga adalah seorang Enterpreneur, bahkan mantan Executive yang handal pada beberapa perusahaan ternama. Jadi isi buku ini bukan sekedar teori atau pemanis retorika belaka, namun juga adalah hasil pengalaman yang dialami dan direnungi sendiri oleh sang penulis.

Keluasan cara pandang penulis pun terlihat pada buku ini. Sejenak pembaca akan diajak menyusuri negara-negara yang dengan etos kerja yang tinggi mampu memakmurkan negerinya, tak lupa data aktual pun disajikan untuk memperkuat wawasan tersebut. Setelah takjub dengan kebesaran bangsa-bangsa yang telah berhasil, pembaca diajak kembali untuk bercermin terhadap kondisi dirinya. Sudah seberapa bermanfaat dan berkualitaskah pekerjaan yang telah dan tengah dilakukannya saat ini? Bukankah umat Muslim itu adalah umat yang terbaik? Tak ayal lagi, kalimat-kalimat penyemangat pun mulai mengalir pada buku ini, membakar semangat untuk memperbaiki kualitas etos kerja seorang Muslim. Dan semua itu terangkum dalam dua puluh lima etos kerja yang harus dimiliki oleh seorang Muslim. Diantaranya adalah jujur dan ikhlas melayani.

Lalu untuk siapakah buku ini? Tak peduli atasan ataukah bawahan. Tak peduli Manager ataukah Tukang Sapu. Tak peduli sudah bahagiakah dengan pekerjaannya ataukah belum. Buku ini cocok untuk dibaca, dihayati dan diaplikasikan oleh seseorang yang mengaku dirinya Muslim. Bekerja adalah amanah, bekerja adalah pengampunan dosa –bila dilakukan dengan tulus– apapun pekerjaan halalnya. Buku ini seolah menjadi penawar bagi jiwa-jiwa yang telah kehilangan makna dalam pekerjaannya, penyejuk bagi mereka yang jenuh dengan rutinitas hariannya, penyemangat bagi mereka yang merasa diperbudak dengan pekerjaan. Yang akhirnya, seorang muslim diajak untuk tampil menjadi yang terbaik dalam segala hal, terutama dalam pekerjaan yang sedang diamanahkan kepadanya. (insansains)

Iklan
Posted in: Buku