Hidup Bukan Hanya Urusan Perut

Posted on 22 Juli 2008

2



Resensi ini telah dipublikasikan di http://www.wisata-buku.com

Judul : Hidup Bukan Hanya Urusan Perut
Penulis : Prie GS
Penerbit : Transmedia Pustaka
Tahun : 2007
Genre : Motivasi
Tebal : 138 Halaman
ISBN : 979-799-053-2

Hehe … Mungkin hanya senyum geli yang nampak pertama kali kala pembaca melihat sampul depan buku ini. Sebuah gambar karikatur sosok penulis dengan senyum lebar dan kumisnya yang khas memenuhi sebagian besar sampul depan buku yang berwarna latar putih ini. Pun bukan gambar karikatur tersebut saja yang punya kekuatan untuk menyunggingkan bibir para pembaca sehingga tertawa nyinyir, judul buku ini juga tak kalah menggelitiknya, “Hidup Bukan Hanya Urusan Perut”. Ya, jargon ini langsung mengena ke hampir semua lubuk hati kita. Seakan-akan judul ini mengingatkan kita akan aktifitas harian yang biasa kita lakukan, di mana sedikit demi sedikit namun pasti ternyata telah menggiring kita kepada satu kemonotonan hidup, hingga kita jarang bahkan tidak pernah dapat menikmati hal-hal kecil yang sebenarnya dapat kita nikmati sebagaimana yang disindir dalam buku ini.

Sang penulis –Prie GS– dengan ketajaman indera dan kepekaan jiwa sosialnya mampu menghadirkan sebuah tulisan yang begitu arif dan bijak, namun dengan bahasa yang membumi dan jauh dari kesan menggurui. Jangan berpikir ini adalah buku dengan bahasan yang berat dan serius, karena pembaca akan merasakan sendiri perutnya serasa dikocok-kocok oleh budayawan humoris ini. Tiap kisah yang dipaparkan mampu mengundang tawa, tapi bukan sembarang tawa, karena kitalah –pembaca– yang menjadi objek tertawaan tersebut. Namun di situlah kehebatan Prie GS dalam menguak sesuatu yang tersembunyi dan luput dari perhatian kita semua, hingga kita serasa diperlihatkan bayangan diri kita di atas air yang jernih.

Siapa pun yang membaca buku ini, dijamin terkagum-kagum dengan kreatifitas sang penulis. Bagaimana tidak? Sesuatu yang begitu sederhana, mulai dari kepolosan tingkah laku anak-anak, kebiasaan-kebiasaan istrinya, binatang seperti nyamuk dan ayam jago pun tak luput dari pandangannya, bahkan benda mati seperti jalan, kendi air, dan hal-hal remeh lainnya mampu dikuak oleh seorang yang juga berprofesi sebagai wartawan ini, sehingga memunculkan makna terpendam yang begitu dalam dan tentunya bermanfaat bagi pelajaran hidup. Benar-benar buku yang langka!

Terdapat 55 kisah yang disuguhkan di dalam buku ini. Kisah-kisah tersebut merupakan refleksi seorang Prie GS yang ternyata seorang kartunis pula. Maka tak heran, stasiun radio SMART FM kemudian menyediakan acara khusus untuk kolom-kolom Prie GS ini yang diberi nama Refleksi Prie GS. (insansains)

Iklan
Posted in: Buku