Islam dan Tantangan Zaman

Posted on 13 Juli 2008

1



Resensi ini telah dipublikasikan di http://www.wisata-buku.com

Judul : Islam dan Tantangan Zaman
Penulis : Murtadha Muthahhari
Penerbit : Pustaka Hidayah
Tahun : 1996
Genre : Islam – Akhlaq
Tebal : 391 Halaman
ISBN : –

Islam memiliki ajaran-ajaran yang bersifat tetap dan tidak akan pernah berubah dari zaman ke zaman, namun di sisi lain zaman merupakan sesuatu yang senantiasa menuntut perubahan, dan pembaruan. Setiap hari zaman datang dengan membawa berbagai hal baru yang berbeda dari kondisi-kondisi masa lalu.

Pertanyaannya, apakah Islam yang ajarannya tetap ini masih sesuai dengan zaman yang sudah berubah? Apakah mungkin sehelai baju untuk seorang anak berumur 2 tahun masih bisa dipakai ketika anak itu menginjak usia 20 tahun? Apakah Islam masih cocok diterapkan di zaman modern ini? Dan apakah hanya Islam satu-satunya ideologi, filsafat kemasyarakatan, kompas petunjuk perjalanan, dan gerak ke arah kesempurnaan, yang mengklaim kekekalan ajarannya? Dengan segala perubahan zaman yang terjadi, apakah seorang muslim mampu mempertahankan dirinya sebagai muslim yang taat, sementara Islam mengharuskannya untuk berpijak pada ajaran-ajarannya dalam menghadapi segala bentuk tuntutan zaman yang terus berkembang?

Kita mengalami sendiri, masa di mana, hidup bisa serba instant, jarak menjadi tidak berpengaruh, pokoknya serba praktis dan banyak hal yang di masa orang tua apalagi kakek kita dulu belum pernah ada, hari ini dengan segala kecanggihannya hadir di depan mata. Tiap hari ilmu pengetahuan membawa sesuatu yang baru. Ambil kasus tentang daging babi yang telah dilarang sejak masa Rosulullah SAW dimana tidak ada teknologi yang mampu menguak secara ilmiah. Kaum muslim serasa dimenangkan oleh munculnya penelitian yang menyatakan bahwa ditemukan sejenis Mikroba yang terdapat pada daging babi yang sangat berbahaya bagi tubuh. Namun tahun berganti tahun, ilmu pengetahuan datang dengan penemuan yang lebih baru dimana akhirnya ditemukan formula untuk menghilangkan / membunuh Mikroba ini. Lantas apakah hukum memakan daging babi menjadi halal?

Khamr akan membahayakan jantung dan hati. Tapi berbagai eksperimen membuktikan bahwa sekiranya manusia hanya minum Khamr sedikit, hal ini tidak membahayakan dirinya malah mendatangkan manfaat. Bagi sebagian orang Khamr bisa menghilangkan akal seseorang, sementara bagi sebagian yang lain khamr tidak menyebabkan mabuk. Lalu apakah Khamr menjadi halal bagi orang-orang tertentu?

Nah, buku ini mengulas tentang perubahan-perubahan zaman tersebut dan tentunya memaparkan kepada pembaca bagaimana seorang muslim harus menyikapi perubahan tersebut. Sang penulis, berhasil menghadirkan kebenaran Al-Quran dengan sangat jernih dan elegan untuk menjawab segala tantangan zaman tersebut.

Ada satu bab yang mungkin akan menarik pembaca untuk tidak tertinggal sedikitpun kalimat-kalimat yang disampaikan, yaitu tentang relativitas akhlaq. Dimana pada bab tersebut dipaparkan tentang kebiasaan-kebiasaan keseharian, yang dianggap baik oleh seseorang / kelompok, namun bagi yang lain hal tersebut dianggap sesuatu yang buruk. Seperti masalah Hijab / Jilbab. Di mana suatu bangsa yang telah terbiasa menggunakan Hijab, melihat wanita tidak mengenakan Hijab adalah suatu perbuatan buruk. Namun di negara lain, orang yang mengenakan hijab dipandang sebagai perbuatan buruk dan memalukan.

Yaps.. Buku ini mengulas semua itu, dengan mengajak pembaca untuk berdiri netral, yang kemudian disuguhkan solusi islami untuk menjawabnya. Benar-benar buku yang patut dimiliki oleh seorang muslim yang ingin tetap menjadi muslim yang kaffah di tengah zaman yang penuh dengan perubahan-perubahan ini. (insansains)

Iklan
Posted in: Buku