Archive for the ‘Teknologi’ Category
Manusia mengawini Robot
[postingan ini sudah pernah dipublikasikan di Forum Sains dan mengalami pengeditan]
Tahun kemarin (2007) sempet nyari artikel-artikel tentang robot untuk mengisi presentasi tentang perkembangan teknologi robot. Saya bener-bener kaget, pas baca di website LIFESCIENCE (seperti artikel ini) disana dikatakan bahwa salah seorang mahasiswa Netherlands University bernama David Levy melakukan riset tentang prediksi hubungan manusia dan robot. Dia mengatakan, bahwa pada tahun 2050, manusia bakalan menikahi robot.
“My forecast is that around 2050, the state of Massachusetts will be the first jurisdiction to legalize marriages with robots,” (David Levy)
WHATS ? ? ? ?
Mengontrol Perangkat Elektronik melalui Pikiran
[postingan ini sudah pernah dipublikasikan di Forum Sains dan mengalami pengeditan]
Sejak tahun 1970, beberapa ilmuwan telah mulai mengkaji bagaimana otak manusia bisa mengontrol device (peralatan) elektronik. Huh.. dan tidak sia-sia juga hasilnya, buktinya teknologi itu sekarang sudah dinamakan dengan Brain Computer Interface (BCI) atau yang lain menamakannya Direct Neural Interface atau Brain-Machine Interface.
Otak sejatinya ketika sedang bekerja akan secara kontinyu mengirimkan sinyal. Nah.. sinyal inilah yang kemudian akan diterjemahkan kedalam sinyal-sinyal listrik yang kemudian akan diteruskan ke sebuah chip microcontroller yang bisa digunakan untuk mengontrol peralatan dari luar. Aplikasi teknologi ini tentu akan banyak sekali, mulai dari automatisasi, security, medis, komputer, gadget, dan lain sebagainya. Salah satu contohnya, bagi orang yang cacat hampir semua fisiknya, dan hanya pikirannya saja yang mampu bekerja, bisa dibantu menggunakan alat ini, baik itu untuk menjalankan kursi rodanya, menyalakan televisi, komputer, dan lain sebagainya. Bahkan seandainya pun tidak bisa berbicara, dengan teknologi ini saya rasa bisa dibuatkan alatnya, toh teknologi text to speech sudah ada, jadi bukan lagi hambatan untuk mengubah sinyal digital ke dalam text kemudian diubah lagi menjadi suara.
Laba2 : dari Binatang – menjadi Bintang film – lalu Robot monster
Kalau ngomong-ngomong binatang yang satu ini. Tentu ada orang yang suka, ada pula yang jijay. Iiih.. seyem..! Kalau saya termasuk orang yang seneng plus takut-takut dikit. Apalagi sama laba-laba yang berjenis Tarantula.
Robot Helikopter yang dapat berpikir sendiri
Masih berkaitan dengan robot yang memiliki kemampuan untuk terbang. Atau lebih familiar disebut dengan Flying Robot. Ada sebuah penemuan yang sangat fantastis yang tengah dikembangkan oleh Stanford University. Yaitu sebuah robot helikopter yang mampu belajar manuver terbang hanya dengan mengamati atraksi helikopter yang sebelumnya di”pertontonkan” ke robot tersebut. Autonomous Helicopter Robot ini kemudian dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, AI) yang ditanamkan kedalam chip-nya mampu menirukan kembali gerakan-gerakan manuver tersebut. Bahkan yang lebih mencengangkan, manuver yang dilakukan oleh robot helikopter ini bisa lebih baik dari manuver yang dilakukan helikopter sebelumnya (yang dikendalikan manusia). Ck… ck.. ck…! *Aplaus…! and two thumbs up..!
Proyek ini dipimpin oleh seorang profesor Stanforf University yang bernama Andrew Ng bersama empat mahasiswanya, yaitu : Pieter Abbeel, Adam Coates, Tomothy Hunter dan Morgan Quigley. Profesor Andrew sendiri mengungkapkan, “Atraksi manuver penerbangan yang dilakukan robot helikopter dari Stanford itu disebut-sebut sebagai yang paling rumit yang pernah dilakukan kendaraan tanpa pengendali manusia (autonomous). Bahkan, atraksi sang robot mampu menyaingi atraksi yang dilakukan pilot helikopter.”

Dalam proyek ini dihadirkan juga seorang pilot helikopter RC (Remote Control) handal bernama Garret Oku. Seorang pilot RC yang mampu menerbangkan pesawat RC jenis apapun, sekalipun pesawat itu baru pertama kali dilihatnya. Hebatnya, selain bisa menerbangkannya, dengan lihai dia pun mampu melakukan manuver-manuver hebat. Hal ini kemudian menjadi inspirasi bagi salah satu mahasiswa yang bernama Adam Coates, “Jika Garret saja mampu melakukannya. Kenapa komputer tidak?”
Dari situlah, kemudian muncul ide untuk menciptakan Robot Helicopter yang mampu belajar manuver hanya dengan melihat rekaman atraksi aerobatik yang sebelumnya dipertontonkan oleh Garret Oku. Robot Helicopter ini mampu melakukan atraksi yang tersulit sekalipun dengan sangat memukau seperti, traveling flips, rolls, loops with pirouettes, stall-turns with pirouettes, knife-edge, Immelmann, slapper, inverted tail slide serta “fast backward funnel” dan manuver tersulit yang dinamakan “tic-toc“.
Beberapa perangkat dipasang pada badan Robot, sebagian yang lainnya dipasang di daratan. Selama Robot Helikopter tersebut terbang, media komunikasi data secara simultan memberitahukan posisi, arah, ketinggian, dan kecepatan heli dari berbagai dimensi. Pada Robot Helikopter itu sendiri ditanamkan beberapa sensor, diantaranya :
- accelerometer untuk mengukur kecepatan Robot Helikopter
- gyroscope untuk mengukur kemiringan Robot Helicopter
- magnetometer, untuk mengukur kuat tarikan dan arah Robot Helikopter dibandingkan dengan medan magnet bumi.
Posisi robot dapat diketahui secara realtime dengan GPS receiver yang terdapat pada helikopter atau dengan menggunakan kamera mini yang outputnya bisa dilihat di daratan.
Photo by : Ben Tse
Photo by : Ben Tse
![]()
Photo by : Eugene Fratkin
Autonomous Helicopter Robot ini dalam ukuran sebenarnya direncanakan akan diterapkan untuk berbagai misi kemanusiaan. Misalnya, menyapu ranjau di wilayah bekas peperangan atau memantau titik api kebakaran hutan.
Fyiuuuh… kapan ya bangsa kita mampu berkarya seperti ini?
*ngekhayal mode on*
Kalau ingin melihat foto-fotonya, silahkan klik link ini http://heli.stanford.edu/photos.htmlatau kalau masih penasaran juga ingin lihat video-videonya, bisa klik link youtubenya di sini http://www.youtube.com/stanfordhelicopter
Sumber : http://news-service.stanford.edu/news/2008/september10/helicopter-091008.html
“Sayap Terbang”, Transportasi kita masa depan
Allah memang telah menciptakan alam semesta dengan sempurna. Manusia dengan akal yang dikaruniakan kepadanya, dengan ikhlas maupun dengan terpaksa harus mengakui ke-Maha Besar-an seluruh ciptaannya. Allahlah yang menjadikan burung, salah satu makhluk-Nya yang dikaruniai kemampuan alamiah untuk melawan gravitasi, terbang bebas mengitari langit.
Sepak Bola Robot
Saya memperkirakan, bahwa 5 – 10 tahun mendatang olah raga Sepak Bola bakalan berpadu dengan teknologi. Kita tidak lagi akan melihat pemain-pemain yang beradu tinju di lapangan sepak tersebut, atau wasit yang terlihat memihak salah satu team. Sebab saat ini telah marak, perlombaan-perlombaan sepak bola yang para pemainnya adalah robot-robot mungil. Wah..!!! KEREN…!!
Hm… so.. sekarang saya ingin mulai mendalami cara membuat dan memprogram robot agar lebih cerdas.Siapa tahu suatu saat, saya bisa ikutan kompetisi sepak bola robot.
Bagaimana menurut Anda?
Baca entri selengkapnya »
Anti Gravitasi..!!! Mungkinkah???
Wah… ada experiment menarik nih…!!!Bisa dilakukan di rumah masing-masing dengan perlengkapan yang bisa didapet dengan mudah.
Experiment ini saya lihat dan download di YouTube.com.
Tentang Anti Gravitasi.
Kalau bener kejadian, Apa kira-kira teknologi lain yang bakalan muncul?
Baca entri selengkapnya »




