Episode Cinta (Bag. 8) : Desir Cinta di Taman Jiwa
Kegelapan dan keheningan adalah hak paten sang malam. Saat sang malam tiba, kelelahan dan ketakutan mungkin dapat merasuk raga. Mendekap jiwa-jiwa dengan selimut mesra hingga mentari menyapa. Lain hal bagi jiwa-jiwa pecinta, malam adalah sebuah taman jiwa. Taman hati tempatnya memadu kasih membenam lelah, melepas rindu mendatangkan bahagia, membelah langit mengantarkan cinta, merobek gelap mengundang cahaya, memecah hening mencipta desir. Dan desir itu bernama, desir cinta.
Sesekali, jauhkanlah lambungmu dari nyamannya tempat tidur. Bukalah jiwamu. Niscaya dirimu akan menyaksikan jamuan penuh cinta. Jika pendengaran jiwamu awas, desir itu niscaya akan terdengar. Jika penglihatan jiwamu tajam, semburat cinta itu niscaya akan terlihat jelas. Coba dengarlah dengan jiwamu salah satu desir cinta ini.
* * *
Bismillahi rahmani rahim
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang
Duhai pemilik jiwa ini…
Apakah orang yang telah mencicipi manisnya cintaMu
akan mengharapkan pengganti dariMu?
Apakah orang yang telah merasa tenang dekat denganMu
akan menginginkan pertukaran dariMu?
Duhai Cahaya diatas cahaya…
Jadikan kami diantara orang-orang :
yang Kau pilih untuk berada di dekatMu,
yang Kau sucikan untuk mencintaiMu,
yang Kau ridhakan untuk menerima qada’Mu,
yang Kau anugerahkan untuk melihat wajahMu,
yang Kau hadiahkan ridhaMu,
yang Kau lindungi dari pengusiran dan kebencianMu,
yang Kau dudukkan diatas kursi kejujuran di sisiMu,
yang Kau istimewakan dengan makrifatMu,
yang Kau pantaskan untuk menghamba kepadaMu,
yang Kau tenggelamkan jiwanya dalam kehendakMu,
yang Kau pilih untuk menyaksikanMu,
yang Kau pusatkan perhatiannya untukMu,
yang Kau kosongkan hatinya untuk cintaMu,
yang Kau bangkitkan hasratnya untuk menggapai apa yang ada di sisiMu,
yang Kau ilhami untuk mengingatMu,
yang Kau dorong untuk mensyukuriMu,
dan yang Kau jadikan dari makhlukMu yang saleh (shalehah).
Ya Allah…
Jadikan kami diantara orang-orang :
yang dambaannya adalah mencintai dan merindukanMu,
yang seluruh usianya adalah merintih dan menangis kepadaMu,
yang dahinya bersujud karena keagunganMu,
yang matanya terjaga (di malam hari) dalam berbakti kepadaMu,
yang air matanya mengalir karena takut kepadaMu,
yang hatinya terikat pada cintaMu,
dan yang jiwanya terpesona dengan kewibawaanMu.
Wahai yang cahaya qudusNya bersinar terang
dan kesucian ZatNya membahagiakan hati orang-orang yang mengenalnya
Wahai harapan hati orang-orang yang rindu
dan wahai puncak cita-cita para pecinta
Jiwa ini memelas memohon cintaMu,
memohon cinta jiwa yang mencintaiMu,
karuniakan jiwa ini kecintaan terhadap setiap amalan yang mengundang cintaMu,
Jadikan diriMu lebih aku cintai daripada selainMu,
jadikan cintaku kepadaMu membimbingku ke arah ridhaMu,
kerinduanku kepadaMu mencegahku dari bermaksiat kepadaMu,
anugerahkanlah kepadaku untuk melihatMu,
tataplah aku dengan mata kecintaan dan kasih sayang,
jangan Kau palingkan wajahMu dariku,
dan jadikan aku diantara orang-orang yang telah berbahagia untuk menempuh jalan menujuMu,
Wahai pengabul doa, istajib du’a ana ya Allah.
Wahai yang lebih kasih dari para pengasih.
(Insan Sains)
*do’a dikutip (dan mengalami pengeditan) dari kitab Mafatih Al-Jinan, Syekh Abbas al-Qummi
Jakarta, 24 Desember 2008, 05:19 WIB
Next episode : ….

koment dulu, akhirnya walaupun jalan kaki nyampe juga
____________________________________________
ari
24 Desember 2008 at 9:50 am
senpai lagi di Jakarta??? nggak bisa koment apa2, hanya menangis haru, huwaaaaaaaaa
____________________________________________
ari
24 Desember 2008 at 9:53 am
Amiiin Allahumma Amiiin
Indah sekali doanya
Semoga kita senantiasa bisa berkesempatan menikmati jamuan malam yg indah bersama-Nya…
____________________________________________
sweetstrawberry
24 Desember 2008 at 9:58 am
amiiiiinnnn..alluhumaa aminnn….
larutkan diriQ pada malam malamMU ya rabb..
untuk melebur semua kerinduanQ padaMU..
*menitikkan airmata
insan….
takkan habis kaTa jika meran9kai untukNYA..
suda dijakatRa kembaL!?
welcome…*sambut..:)
copast ya ran9ka!an doana,akan daku ran9ka! pada setiap sujudQ dimalam2 sep!..
makasiiiiiii..:)
____________________________________________
wi3nd
24 Desember 2008 at 3:58 pm
Melooowww…. n’ akhirnya spechless deehh
____________________________________________
Ly
24 Desember 2008 at 5:09 pm
Ketika cinta bertasbih …
____________________________________________
Rindu
24 Desember 2008 at 6:28 pm
Do’anya indah sekali
____________________________________________
Nin
24 Desember 2008 at 7:57 pm
makasih ya atas kunjungannya di blog saya
____________________________________________
Ririn_Putri
25 Desember 2008 at 11:33 am
Kasih sayang terbit dari cinta,cinta terbit dari keindahan,keindahan terbit dari ketenangan terbit dari……..?????(….)adalah rahasia semuanya dan semuanya akan kembali kepada(…..)
Jangan katakan kegelapan itu suatu keburukkan,tanpa kegelapan maka tak akan ada cahaya,sedangkan cahaya itu sendiri ada karena adanya kegelapan.Kalau tidak ada gelap bagaimana mungkin bisa di ketahui adanya cahaya.
Hendaknya di mengerti …..,kegelapan itu hakikatnya adalah NUR ZAT…….
Saya sangat tersentuh membaca “Desir Cinta” yang begitu mengelora sampai-sampai langit ikut bergetar mendengarnya,dan para malaikat pun ikut bertasbih dan bertahmid meagungkan kebesarannya.
Salam Damai penuh cinta di dalam Rahmat dan ridho_Nya
____________________________________________
mujahidahwanita
25 Desember 2008 at 11:45 am
Jazakallâh ahsanal jaza…
____________________________________________
silmikaffa
26 Desember 2008 at 6:57 am
Berdoa
dan
Menanti cinta
____________________________________________
syelviapoe3
26 Desember 2008 at 11:23 am
insan sains reply : ^_^ Ari capek?
Sini duduk disini. Saya sediakan dulu teh. Ari suka teh kan?
capek banget senpai T.T mau koment pertamax susahnya minta ampun soale jalan kaki, tapi jalan kaki itu sehat ^_^, terimakasih senpai Insan sdh menyediakan teh utk saya, iya saya sangat suka teh, kok senpai Insan tahu ya??? , ari nangis karena sebenarnya ari itu anak cengeng ternyata kakak ade sama aja ya ( kak rindu – ari-red)
____________________________________________
ari
26 Desember 2008 at 1:57 pm
Amin………
+berburu cinta+
____________________________________________
Ayam Cinta
26 Desember 2008 at 4:26 pm
doa yang indah sekali…..
doa hamba disetiap hirupan nafasnya
tambahin dikit ya
jadikan sabar menetap di jiwaku
kesabaran untuk selalu beribadah kepadaMU
kesabaran menerima limpahan rizkiMU
kesabaran menghadapi setiap cobaanMU
kesabaran menghindar dari setiap maksiat
dan kesabaran menapakkan langkah menggapai ridho dan surgaMU
____________________________________________
4ditz
26 Desember 2008 at 4:38 pm
selamat malam sahabat
selalu menyenangkan blue membaca postinganmu ini. keren.
salam hangat selalu
____________________________________________
bluethunderheart
26 Desember 2008 at 7:51 pm
subhannallah…
bagus sekali blog ANda ini!!
tuker link ya, siapa tw bisa saling sharing pndapat..
visit juga blog saya yg alakadarnya di http://rasyid14.wordpress.com/
salam blog dan hangat selalu

____________________________________________
rasyid apaadanya
27 Desember 2008 at 4:36 pm
desir cinta di taman jiwa…
saya koq dudulzzz yagh ?
ga ngerti…
ya sudahlah, semoga doanya bung Insan, juga menjadi doa kita semua…, semoga kita selalu mendapat cinta yang sebenarnya dari Pemilik Seluruh Cinta…
Amiin.
-gbaiq-
[senyum]
=== === ===
____________________________________________
gbaiquni
27 Desember 2008 at 9:29 pm
Do’a yang sangat indah…
Semoga do’a ini juga menjadi do’a semua kaum muslimin dan muslimat, do’a kita semua…
Amiin yaa Rabbal’alamiin…
____________________________________________
Laki-laki Biasa
28 Desember 2008 at 10:51 am
Assalamualaikum Wr. Wbr.
Tolong membaca laa ilaaha illallah Allahu Akbar dan surat Al-Ikhlas sebanyak 3 kali untuk keselamatan Masjidil Aqsa dan ummat Islam yang ada di Palestina yang jam ini sedang dikepung serta diserang Pasukan Israel Laknatullah dan konco-konconya”. salam ukhuwwah dari Laskar Hijau PBB
syaiful
4 Januari 2009 at 9:44 pm
wah…. syahdu
rahimimajinasi
7 Januari 2009 at 1:25 pm