A… bener gak sih Matahari bakal bersinar 36 jam?
A.. A… kemarin dapat email dari temen, gini bunyinya :
“Pada tanggal 17 Oct 2008, matahari akan terus menyinari kita selama 36 jam (1.5 hari). Dan selama itu Amerika dan tetangga2nya akan gelap 1.5 hari. ini akan mengkonversi 3 hari menjadi 2 hari besar. ini terjadi setiap 2,400 tahun sekali. Kita beruntung dapat menyaksikan dan merasakannya, beritahukan yang lain yah… “
Hehehe.. De.. De.. sejak kapan sih email bisa bersuara? Emang emailnya ada fasilitas voice recognition apa?
Ih.. Aa mah suka ngeledek aja. Ayo dong jawab..!!
Bentar.. ini juga Aa lagi buka-buka buku astronomi dulu. Eh.. tunggu-tunggu.. setelah nyari-nyari sama om Google, ternyata udah ada yang menjelaskan, bahwa sebenarnya informasi itu hanya HOAX doang. Begini tulisan asli dari hoax tersebut :
“Coming October 17, 2008 the sun will rise continuously for 36 hrs (1.5 days). During this time the US countries will be dark for 1.5 days. It will convert 3 days into 2 big days. It will happen once in 2400 yrs. We’re very lucky to see this. Forward it to all ur frenz”
atau ada juga yang menulis seperti ini :
“Coming October 17, the sun will rise continuously for 36hours (1.5 Days) In this time the US countries will be dark for 1.5 Days. It will convert 3 Days to 2 Big Days. It will happen once in 2400 years. We are very lucky to see it. Don’t miss it!”
Dan ternyata sumbernya datang dari ip address-ip address India. So.. yang menyebarkan ini adalah orang-orang India sono. Apa yach tujuannya? Hoax doang-kah?
Tapi coba Aa sotoy dikit ah….!! hehehe… Nih.. De… disini ditulis :
Orbit bumi = 149.600.000 km
Diameter (d) = 12.756,3 km
Massa (m) = 5,972 x 1024kmkg
Sekarang, kalau kita pengen tahu keliling permukaan terluar bumi gimana?
Emmmmm.. Em.. berarti sama dengan ngitung keliling lingkaran ya A?
Sip…!
Pake rumus “π x d”. Duh.. tapi pusing ah ngitung angka sebanyak itu.
Hehehe.. Sini Aa bantu.
Keliling bumi = 3,14159 x 12.756,3 km = 40.075,064517 km. Atau sama dengan 24.901,4906179 mil.
Sekarang kita dah punya data tentang keliling bumi nih. Sekarang anggap bumi sebesar jam dinding yang bulet. Terus, bayangkan ada tali melingkar, mulai dari angka 12 sampai kembali ke angka 12 lagi. Terserah mau tali warna apa. Eh.. kasih warna biru aja denk. Biar enak dilihat. Sekarang bentangkan tali itu di meja atau dilantai sampai membuat garis lurus.
A __________________________________________________________B
Terus gimana A?
Coba lihat gambar diatas. Sekarang anggaplah ada orang berdiri di titik A. Terus dia mau pergi ke titik B. Anggap saja dari Bandung ke Jakarta. Kira-kira dibutuhkan waktu berapa lama?
Dua jam A?
Loh kok?
Ya iyalah..! Wong sering pulang pergi Jakarta-Bandung kok.
Ooo.. itu karena Ade naik mobil. Dengan rata-rata kecepatan 80-90 km/jam kan? Gimana kalo Aa suruh Ade ngesot dari Jakarta ke Bandung?
Gila aja kali A..! Ade bisa tewas…
Hahaha… udah.. udah.. Aa cuman bercanda. Balik lagi ke pembahasannya. Kalo Ade naik mobil, berarti dalam 1 jam udah nempuh jarak 80 sampai 90 km. Gimana kalau kecepatan rata-rata mobilnya diperlambat? Tentu bukan 2 jam lagi bukan buat ke Bandung? Itu berarti, lamanya waktu dari titik A (titik asal) untuk sampai ke titik B (titik tujuan) tergantung dari kecepatan kita bergerak. Ya toh?
hu um.. hu um.. Sekarang berapa kecepatan bumi bergerak?
Pertanyaan bagus. Bumi itu berotasi (berputar pada sumbunya) dengan kecepatan yang hampir tidak pernah berubah. Dan mustahil untuk berubah tiba-tiba, apalagi secara drastis. Bahkan menurut para ilmuwan, kalau pun (seandainya, apabila, bilamana, halaaah… kelamaan!) berubah, itu pun bergeser hanya 1 detik setiap tahunnya.
(gambar diambil dari http://en.wikipedia.org/wiki/Earth)
Nah.. menurut yang Aa tahu dari sini, kecepatan rotasi bumi pada garis ekuator adalah 1.037,5646 mil/jam. Itu berarti, bumi bergerak dari titik A ke titik B (alias berotasi hingga kembali ke titik semula) membutuhkan waktu sebanyak : jarak tempuh (alias keliling bumi) / kecepatan (rotasi bumi)
24.901,4906179 mil / 1.037,5646 mil/jam = 23.999942382 jam (dibulatkan 24 jam)
24 jam itulah yang para ilmuwan sepakat menamakannya dengan nama “1 hari”. Nah.. sekarang lanjut ke pertanyaannya, “mungkinkah satu hari bisa menjadi 36 jam?”
Coba dengan ilmu yang tadi kita bahas. Kira-kira apa yang bisa menyebabkan satu kali rotasi bumi sampai 36 jam? Apa yang bisa membuat perjalanan kita dari Jakarta ke Bandung menjadi semakin lama?
Mampir-mampir dulu di tengah jalan. Makan-makan.. Hehehe.. Bercanda-bercanda. Nanti dikiranya Ade tukang makan lagi. Jawabannya adalah dengan memperlambat kecepatannya.
Mmmmmmmmmuaaaaaaaaaah. Pinter. Jadi syarat pertama 1 hari bisa menjadi 36 jam adalah kecepatan rotasi bumi harus melambat? Pertanyaannya selanjutnya “bisa nggak?” Gini…! [gaya dosen mode on]. Menurut hukum Newton Pertama Hukum pertama Newton tentang Inersia, dikatakan bahwa :
“A particle will stay at rest or continue at a constant velocity unless acted upon by an external unbalanced net force.”
Itu berarti “semua benda akan tetap pada keadaan atau kecepatan semula, sampai ada gaya dari luar yang mempengaruhinya”. Masih bingung De? Coba aja bayangin ada kelereng diem di atas meja. Kelereng itu mustahil menggelinding, kalau gak ada tangan yang mendorongnya, atau ada angin cukup kuat meniupnya, atau ada orang iseng gebrak-gebrak meja.
Bayangin juga orang yang main seluncur diatas es (ice skating). Dia akan terus meluncur, dan (hampir) tidak bisa berhenti, kalo dia tidak membuat lekukan kaki sehingga terjadi perlambatan untuk memberhentikan laju geraknya. Begitu juga bumi dan semua benda yang ada di alam ini. Bahkan termasuk diri kita. Aa pernah nulis bagaimana Hukum I Newton bisa dianalogikan untuk memperbaiki akhlaq.
Jadi jelas, sebenarnya hal itu (sekali rotasi bumi = 36 jam) mungkin saja terjadi, bila semua orang di dunia “berak” pada saat yang sama pada tanggal 17 Oktober 2008 sambil makan pisang. Hahahaha…
Iiiiiih.. Aa mah jorok..!! Emang apa hubungannya?
Ups.. hehehe… maaf. Maksudnya, sangatlah mustahil gitu De. Dibutuhkan gaya yang teramat besar untuk mempengaruhi gerak rotasi bumi. (Eh.. jadi keingetan film The Core, tentang ilmuwan-ilmuwan yang menembus inti bumi agar bisa mengembalikan gerak rotasi bumi). Bahkan bencana alam yang selama ini terjadi, juga bencana buatan seperti bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki saja, belumlah cukup untuk membuat bumi memperlambat gerak rotasinya.
Kalo rotasi bumi melambat, tentunya akan terjadi perubahan iklim yang sangat drastis dan tidak menentu. Perubahan kecepatan rotasi bumi pun, bukan hal yang mustahil dapat mempengaruhi kecepatan revolusi bumi, yang tentunya akan mempengaruhi gaya sentripetal dan sentripugal. Sehingga konstanta gravitasi bumi menjadi berubah. Otomatis bumi akan punya lintasan baru, dan ujung-ujungnya akan mempengaruhi alam semesta secara keseluruhan. Aduh.. duh.. duh.. Kok jadi kejauhan yach.
Tapi mungkin juga sih, ada meteor yang besarnya cukup seperseratus besar bumi yang nambrak atmosphere bumi dan sampai di permukaan. Itu berarti, KIAMAT. (Jadi keingetan film Armagedon..!). Udah ah, yang jelas kiamat itu urusan Allah, kita hanya berupaya untuk mempersiapkan diri bila kita adalah orang-orang yang kebagian mendapatkannya.
Alasan kedua, agar matahari bisa bersinar 36 jam di India. Yaitu, kutub-kutub utara dan selatan bumi menjadi di India dan yang lainnya di Amerika. Nah..! bisa kah hal ini tiba-tiba terjadi begitu saja? Memang Allah itu Maha Kuasa, sekali Dia berkata “Kun” (baca : “jadi”) maka “Fa yakun” (baca : “jadilah”), tapi tetap saja alam ini diciptakannya dengan sunnatullah (baca : hukum alam). Seluruh alam senantiasa bertasbih untuk-Nya di siang dan di malam hari, hanya saja kita yang tidak mengetahui tasbihnya alam. Seluruh alam tidak bisa lepas dari sunnatullah ini. Begitu pula dengan bumi dan matahari ini, mustahil bagi mereka membangkang kepada perintah Allah.
Allah-lah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Rabbmu. (QS. Ar-Rad, 13:2)
Wallahu ‘alam bishawab.
Yang jelas, menurut Aa sih, adanya hoax ini (seperti yang diungkapkan oleh mas Astronoman), membawa kabar baik juga. Setidaknya, banyak orang-orang yang mulai menggali tentang astronomi. Sekalipun hanya secuil, dan hanya untuk menjawab pertanyaan hoax tersebut. Yang penting mah, kita bisa mengambil hikmah dari setiap peristiwa, dan menjadikannya ladang menuntut ilmu.
Iya ya A. Kita memang mesti banyak belajar lagi. Ilmu itu menjadikan kita tidak sesat. Dan tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita bohong. A.. memang gak salah ya, Allah bilang di Al-Quran :
“Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: Berlapang-lapanglah dalam majlis, lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Mujadilah, 58:11)
Yups… setuju De. Maka dari itu, Rosulullah pernah bersabda :
“Barang siapa yang menghendaki dunia maka tetapilah dengan ilmu, barang siapa yang menghendaki akhirat maka tetapilah dengan ilmu dan barang siapa menghendaki keduanya maka tetapilah dengan ilmu”
Bahkan saking pentingnya ilmu, Allah melarang kita berbuat sesuatu tanpa ilmu sebagaimana firman-Nya :
“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan-jawabannya. (QS. Al-Isra, 17:36)
.
Sumber & Referensi bacaan :
http://en.wikipedia.org/wiki/Earth
http://en.wikipedia.org/wiki/Newton%27s_laws_of_motion
http://geography.about.com/od/learnabouttheearth/a/earthspeed.htm
http://www.nineplanets.org/earth.html
http://www.nineplanets.org/data.html
http://www.nineplanets.org/data1.html
http://mutoha.blogspot.com/2008/10/hoax-matahari-36-jam-pada-17-oktober.html
http://www.paperarticles.com/2008/10/october-17-2008-sun-will-rise-for-15.html
http://urbanlegends.about.com/library/bl_nasa_missing_day.htm
http://urbanlegends.about.com/library/bl_sun_will_rise_continuously.htm
http://urbanlegends.about.com/gi/dynamic/offsite.htm?site=http://www.sciam.com/article.cfm%3Fid=bad-weather-makes-day-long


ow.. gitu toh… haha..asyik banget nih postingannya..jadi clear deh.. tp aku tetep penasaran tg 17 nanti.. yg pasti hr ini jkt panasssssssss bangetttt
____________________________________________
kucingkeren
15 Oktober 2008 at 7:43 pm
Maaf…, ini sih kabar boongan…
Salam.
____________________________________________
imankristen
15 Oktober 2008 at 9:00 pm
oo begitu..keren juga cara menjelaskannya..
Sangat masuk akal…!
Coba kalo mas insan jadi guru geografinya Putri waktu smu dulu, ya…pasti kami sekelas gak bakalan HER waktu ujian Geografi tentang Peta…he..he…
____________________________________________
syelviapoe3
15 Oktober 2008 at 9:38 pm
mas insan…postingan ini mo Putri forward ke milis…Mohon izinnya, ya ….!
Terima kasih
____________________________________________
syelviapoe3
15 Oktober 2008 at 9:55 pm
pusing juga klo dipikrin
liat ajah deh nanti..
____________________________________________
hanggadamai
15 Oktober 2008 at 10:36 pm
makasih bung telah menjelaskannya…
tapi beneran loh…, seminggu ini, jakarta panas bgt…! hehehe… ga ada hubungannya yak?
____________________________________________
gbaiquni
16 Oktober 2008 at 7:01 am
[...] ulasan secara teknis dan ilmiah bisa dibaca di sini [...]
Matahari Bersinar 36 Jam « Betul-Betul Berita Bohong
16 Oktober 2008 at 7:47 am
[...] ulasan secara teknis dan ilmiah bisa dibaca di sini [...]
Hoax - Matahari Bersinar 36 Jam « Blognya Sandy
16 Oktober 2008 at 7:47 am
Nah, gini nih penjelasannya. masuk akal.
____________________________________________
kishandono
16 Oktober 2008 at 7:49 am
penjelasannya bagus, tapi kenapa masih ada yang ragu ragu? “liat aja nanti” “coba kita tunggu besok” “bla bla bla” ? butuh apa lagi untuk yakin bahwa hal ini tidak mungkin terjadi? (kecuali kiamat)
____________________________________________
sandynata
16 Oktober 2008 at 7:54 am
woooooooooow, analisis yang bagus bgt!!
kereeeen >_____________<
salam knal ya, mau tukeran link??
salam,
Blogger Soerobojo
____________________________________________
shei
16 Oktober 2008 at 8:49 am
[...] ulasan secara teknis dan ilmiah bisa dibaca di sini [...]
Peluang Bisnis Online, Bisnis Pulsa Elektrik, Lowongan Kerja etc » Blog Archive » Matahari Bersinar 36 Jam (hoax)
16 Oktober 2008 at 8:55 am
salam aja
____________________________________________
hmcahyo
16 Oktober 2008 at 9:42 am
mank bener sih,,,
gada yg mustahil,,,
klo ALLAH udah berkehendak bgtu yaudah pasti jadi dah,,,
tinggal liat besok aja gmna,,,
____________________________________________
bones
16 Oktober 2008 at 10:20 am
manteppp ulasannya si Aa mah…
____________________________________________
wewenk
16 Oktober 2008 at 11:09 am
Aa yang pinter.. Salut atas penjelasannya. Tapi maaf ya mau koreksi dikit…
Di artikel tertulis “Massa (m) = 5,972 x 10pangkat24 km”… kalau ga salah inget pas kuliah dulu… massa itu satuannya gram atau kilogram… yang jelas bukan satuan jarak. Mungkin Mas lupa kali yaa…
Trus satu lagi A… sepertinya kita harus mengoreksi tentang penyebutan Hukum Newton juga. Seingat saya, kata dosen saya dulu… yang penyebutan yang baku itu adalah Hukum I Newton (maksudnya adalah hukum pertama tentang gerak benda yang dinyatakan oleh Newton), Hukum II Newton, dan seterusnya. Jadi bukan Hukum Newton I atau Hukum Newton II… karena kan Isaac Newton-nya cuma ada satu orang… Just to remind. Ga ada maksud menggurui.
Keep on good work, A…!
____________________________________________
Eko
16 Oktober 2008 at 11:23 am
neeh aa&ade apa mama&aa yakh..?heheh
*ehem..la9i suka ber”aa dan ber”ade” ria neeh heheh..
duech san dari bacaan diatas yang nyan9kut diotak cuma pilem “amar9edon” duank secara suka banged palagi ma soundtrack la9una juga kata”kun”..bis sering banged mengiringi doaQ hehe..
tapi insan mang t o p dech pakar banged klu ngebahas dan ngejelasin hal2 beginian apalagi agama mantaff broo..!!
jadi makin suka ech ka9um hehheheh…
____________________________________________
wi3nd
16 Oktober 2008 at 12:47 pm
Salam
thx bro.
wait n see!!, eniwei really nice explain, love it
____________________________________________
nenyok
16 Oktober 2008 at 1:08 pm
Thanks again for sharing this useful knowledge…
cocok banget jadi bapak guru
____________________________________________
1nd1r4
16 Oktober 2008 at 1:34 pm
bener tuh a, itu memang hoax doang, yang penting qt sll aware z dech dlm stiap kondisi
____________________________________________
ice
16 Oktober 2008 at 1:37 pm
ga bener..itu hoax..dijamin.
oia ada bacaan bagus juga nih di situsnya pak maryanto http://www.salamology.wordpress.com
met baca ya .. mudah2an bermaslahat
____________________________________________
asyafe
16 Oktober 2008 at 1:40 pm
hehe namanya juga hoaX
____________________________________________
Rian
16 Oktober 2008 at 2:46 pm
nice info…
thanks, ^_____________^
____________________________________________
ricohsanusi
16 Oktober 2008 at 3:09 pm
penjelasannya mengena banget…
tp ide berak bersama sambil makan pisang bisa di coba tuh
____________________________________________
dobelden
16 Oktober 2008 at 3:21 pm
Wess…langsung rame, nih postingan…he..he…
____________________________________________
syelviapoe3
16 Oktober 2008 at 5:31 pm
Ehm … postingan para pemilik ilmu tinggi nih
____________________________________________
Rindu
16 Oktober 2008 at 7:40 pm
A’ kan katanya lo pun bergeser kan 1 detik tiap tahunnya. so katanya hal ini terjadi setiap 2400 tahun sekali. kalo dikaliin kan jadi 2400 detik : 1 menit alias 60 dtk = 40 menit.. so mungkin gak siy nambah 40 menit lamanya matahari tu bersinar????
Btw penjelasannya mantep banget A’ pake teori and Al- quran lagi tambah mantep deh,,,
____________________________________________
adek
16 Oktober 2008 at 10:29 pm
penjelasan yg lengkap… salut dech.
tapi saya mau nanya nich (sy agak awam):
- apa mungkin matahari bersinar lebih lama di daerah kutub ya? soalnya dr gambar globe diatas(dan gambar2 globe yg laen)kan agak mereng tuch sumbunya.
thanx
____________________________________________
marlboro_man
16 Oktober 2008 at 11:11 pm
btw HOAX tu artinya ngaco ya?? :-/
____________________________________________
allcanin
16 Oktober 2008 at 11:12 pm
kalau emang ter jadi kita sebagai manusia pandai2 lah bercermin bahwa bumi ini udah tua apapun yang dikehendaki yang kuasa apapun bs terjadi kita sebagai manusia sebenarnya hanyalah pelemgkapnya maka dari itu apa tugas kita udah kita laksanakan dengan benar.
salam edi_edoz
____________________________________________
edi
16 Oktober 2008 at 11:52 pm
Ehm ehm test test.. Kedengeran gak xixixi
Waah.. Setuju sama mbak Rindu ini postingan tingkat tinggi.. Jadi gak bisa komen selain nunggu bener apa engga hari ini kan??
Mas insan ijin sassie link blognya ya (^o^)
____________________________________________
Sassie Kirana
17 Oktober 2008 at 6:15 am
salam
hey sudah ya, asyik kan? itu kan real time, so bintang2 itupun bergerak San, gw paling sering liat rembulan yang bergerak perlahan dan berkhayal juga bisakah gw menclok di salah satu bintang paling terang ketemu alien yang menyenangkan mungkin
btw serasa punya planetarium sendiri kan?
____________________________________________
nenyok
17 Oktober 2008 at 7:19 am
Salut buat Aa yg dh pinter bgt ngejelasin. tapi menurutku tanpa ada benda yang menghambat laju rotasi bumi, kejadian itu tetap mungkin, tapi gak samapi 36 jam, karena bumi kan berevolusi membentuk orbit yang sedikit lonjong,terus kemungkinan juga sedikit naik atau turun tiap berapa ratus tahun sekali, lalu kadang rotasi bumi kan juga miring ke kiri/kanan, bawah/atas (kayak di gambar Aa). so kalo posisi bumi pas di sudut orbit revolusinya yang sempit (secharra orbit lonjong tu ada bagian yang lebar dan sempit), terus di orbit sempit itu revolusi bumi lagi turun posisinya, wilayah indonesia pas menghadap ke atas, maka sinar matahri yang lebih lama dari 12 jam itu mungkin saja terjadi, tapi entah kapan. terima kasih
____________________________________________
Denovuto
17 Oktober 2008 at 9:20 am
HOAX
____________________________________________
okta sihotang
17 Oktober 2008 at 9:39 am
serasa sedang mendapat pelajaran di bangku sekolah T_T
____________________________________________
easy
17 Oktober 2008 at 11:13 am
*tooooosssss..*
sama san,daku ju9a belum nonton neeh,sold out terus untuk y9 tayan9 sian9/sore ada yang jam 10mlm keatas,wach..nda mau akh..??
jadi masih tun99u neeh,ada rencana mu cabut dari kantor seeh lusa hehe..*sstt..jangan bilan92 boz akyu yakh klu daku mu cabut cuma wat nonton tu pilem heheh..ooppzz..ketauan dech ehhe..
ato mu nonton baren9?insan dimana?daku dimana?tapi jamna sama,baren9 ju9a kan heheh..
____________________________________________
wi3nd
17 Oktober 2008 at 11:56 am
???????????? kagak zelas
____________________________________________
alid abdul
17 Oktober 2008 at 11:47 pm
Eh pinter banget sih kakak? Mau ngajarin aku gak? Ehehehee
____________________________________________
Nadszy
18 Oktober 2008 at 1:45 am
bagus..qaulan shorihan,ilmu dan pandangan Islam integratuif!
____________________________________________
miko
18 Oktober 2008 at 2:01 am
Assalamu’alaikum..
hm.. hm..
keren2
penjelasan yg bgus..
sy jd makin tertarik mau kuliah ngambil jurusan astr0n0mi (tentunya cuma di ITB).
Salam kenal ya,
dan trimakasih.
wassalamu’alaikum.
____________________________________________
Ramadhani Putri Ayu
18 Oktober 2008 at 11:13 am
lapor pak… ternyata benar cuma hoax…
buktinya kemarin sore matahari tenggelam dan terjadi malam yang gelap
____________________________________________
gbaiquni
18 Oktober 2008 at 7:35 pm
[o0T]numpan9:
*lapeerrrrrrr..ech laporrr..sersaann…!!
daKu uda nonton kemaren hihiii..
di blok M plaza ajah..nda terlalu rame kok maren,
oo sLipi..?maren dapet y9 jam 16.30 akhiirnyaaa..:)
*laporan selesai sersan..!!*
hehehehh….[diLp ituh ada pinus y9 dilewatin lintan9 pas mu sekulah,ada pelan9i & ada ujan insaan..;) akh senan9nya semua kesukaanQ ada disetu hihi*narsis*]
kabuurrr sebelum ditimpuk sendal ma insan:P hehe
____________________________________________
wi3nd
24 Oktober 2008 at 3:43 pm
artikel yang bagus…saya lihat anda smart…
semoga anda tidak terpengaruh doktrin yang menyimpang mis: menjadi terrorist…
Densus 88
25 Juli 2009 at 3:09 pm
Bro lo pernah baca komik doraemon ga, disana ada semacam alat dimana ngasih kuis/trivia ke nobita…
di kuis terakhirnya nobita disuruh cuci foto dengan tenaga surya selama lebih dari 24 jam di satu tempat. Nah dipikir2 mana ada tempat seperti itu kan…
ternyata nobita karena ga tau lari ke kutub selatan/utara. Dan ternyata jawabannya dia BETUL!!
karena kata doraemon di kutub ada saat sedang musim panas dan matahari ada lebih dari 24 jam….
ga taw ya saya cuma baca di komik…
nobbi
12 Agustus 2009 at 7:33 pm
penjelasannya bagus mas. cara penyampaian seperti ini kalo dipake di sekolah2 mungkin bisa bikin murid2 betah belajar.
salam kenal ya:)
riesurya
4 September 2009 at 2:42 pm
Posting yang ilmiah.. jadi kerasan mondar-mandir ^_^
tapi ada yang ngganjel di kaki.. eh di hati
ketika tertulis “… sunnatullah (baca : hukum alam)” jadi ingin berbagi sedikit :
“mengkaitkan kejadian alam dengan alam adalah kejahiliahan (spt mengkaitkan gempa dengan lempengan), Para ulama melarang menggunakan penyebutan HUKUM ALAM pada kejadian alam, tapi mereka menganjurkan menggunakan penyebutan SUNNATULLAH, karena penggunaan penyebutan HUKUM ALAM akan membuat kita ingkar kepada Allah..”
Nah, intinya sunnatullah adalah tidak sama dengan hukum alam…
kalau dipikir lagi, nyambung gak sih..
kautsar
3 Oktober 2009 at 12:13 am