Akupresur dan Minuman untuk Mengatasi Gangguan Kesehatan Reproduksi
Sebenarnya gak maksud buat baca-baca buku ginian. Tapi berhubung dapet buku gretongan kayak gini buat diresensi, ya sutralah… saya terima dengan lapang dada. Toh buku-buku gretongan yang lainnya cukup bagus kok. Udah cukup ah, kalimat pembuka untuk mengobati rasa bersalah saya jika resensinya kurang berkenan.
Resensi ini telah dipublikasikan di www.wisata-buku.com
| Judul | : Akupresur dan Minuman untuk Mengatasi Gangguan Kesehatan Reproduksi |
| Penulis | : Putu Oka Sukanta |
| Penerbit | : Elex Media Komputindo |
| Tahun | : 2003 |
| Genre | : Kesehatan |
| Tebal | : 120 Halaman |
| ISBN | : 979-20-4761-1 |
Tentunya sudah banyak orang yang mengenal tentang ilmu penyembuhan akupunktur. Dimana metoda ini menggunakan jarum sebagai media pengaktifan peredaran energi vital atau Chi dalam tubuh. Nah akupresur ini mirip dengan akupunktur tersebut, hanya saja media yang digunakan bukan lagi jarum, melainkan menggunakan jari, tangan maupun bagian tubuh lainnya.
Sungguh sang Pencipta telah menganugerahkan kepada kita berbagai macam nikmat. Di saat tubuh kita merasa sakit, ternyata Dia telah lebih dahulu memberikan kita media untuk dapat menyembuhkannya. Teknik akupresur ini biasanya dilakukan dengan menekan, memijat-mijat, atau mengurut bagian tubuh tertentu (titik akupresur) yang diharapkan dapat menyeimbangkan kembali Yin dan Yang dalam tubuh, dimana ketika seseorang merasa sakit sebenarnya telah terjadi ketidakseimbangan antara kedua energi tersebut.
Di antara banyak sekali masalah-masalah kesehatan yang dapat disembuhkan menggunakan teknik akupresur ini, penulis buku ini lebih mengkhususkan kepada pemanfaatan akupresur untuk mengatasi gangguan-gangguan pada organ reproduksi. Entahlah mengapa si penulis lebih memilih membahas hal yang cukup dianggap tabu ini. Saking dianggap tabunya, tidak banyak orang yang mengetahui penyakit-penyakit pada organ reproduksi, terlebih cara-cara merawat dan mengatasi gangguan pada organ reproduksi tersebut. Mungkin hal inilah yang mendorong penulis yang telah kurang lebih 30 tahun ( sejak tahun 1978 ) malang melintang di dunia akupresur dan pengobatan alternatif untuk memaparkan dan berbagi pengalaman dengan para pembacanya.
Banyak pengetahuan yang bisa didapatkan dari buku ini. Terlebih masalah kesehatan organ reproduksi, bagaimana memeliharanya, dan yang utama (sebagaimana tema buku ini) yaitu cara-cara mengatasi sendiri bila terjadi gangguan-gangguan kesehatan reproduksi, tentunya dengan menerapkan teknik akupresur. Adapun beberapa permasalahan organ reproduksi serta penanggulangannya yang dibahas dalam buku ini diantaranya: PMS (Penyakit Menular Seksual), haid tidak teratur, frigiditas, gangguan saluran kencing, beser, kemandulan, gangguan rahim, keputihan dan beberapa masalah organ reproduksi lainnya.
Ada beberapa istilah yang mungkin jarang didengar, ditambah lagi ada banyak titik akupresur dan saluran meridian tubuh yang bagi orang awam akan terasa menyulitkan pemahaman. Namun untunglah buku ini menyertakan pula gambar-gambar yang cukup membantu untuk memahami pembahasan penulis. Sayangnya, buku ini tidak banyak mengulas tentang minuman yang sejatinya menjadi bagian dari judul buku. Penulis hanya melampirkan tanaman obat yang bisa dijadikan minuman tanpa dipaparkan bagaimana menyajikannya dan cara mengkonsumsinya. Tapi overall, buku ini banyak memberikan informasi mengenai kesehatan tubuh kita, khususnya yang berkenaan dengan organ reproduksi dan teknik-teknik akupresur yang bisa diterapkan sendiri sebelum berobat ke tenaga profesional. (insansains)


heemmm..sepertina bermanfaat neeh
ya..ya…*manggut manggut*
pinjemm duunkss…??
hehehh..nda enak ujungna:)
____________________________________________
wi3nd
7 Agustus 2008 at 11:11 pm
man! i think you’re going to be a productive writer..
It took 30 minutes to write ‘About’ page on my blog, maybe 2 hours for posts like this…
praktis yah, ta usah pake jarum… kayak jurus totok di film kungfu kali ya?
____________________________________________
anezch
8 Agustus 2008 at 3:11 am
Salam
seng penting mecegah daripada mengobati..tapi untuk pengetahuan tentu hal-hal gini layak dibaca..tul ga bro..*salute*
____________________________________________
nenyok
9 Agustus 2008 at 12:32 am