Two Thumbs Up buat prajurit Kontingen Garuda (Konga) XXIII B yang sampai saat ini masih bertugas di Lebanon Selatan dan melakukan inovasi-inovasi baru dalam meredam konflik di wilayah Lebanon Selatan tersebut. Kabar terbaru yang saya dapatkan adalah, di tengah daerah konflik (Lebanon-Israel), pasukan tanah air kita ini mengadakan “Wisata Kuliner”. Wow.. amazing! Namun kali ini yang berwisata justru masyarakat Lebanon sendiri. Mereka diperkenalkan tentang cara memasak masakan dan minuman khas Indonesia oleh para tentara-tentara Indonesia. Wisata kuliner ini diadakan pada hari Sabtu 26 April 2008 lalu untuk mengisi liburan musim semi bagi masyarakat setempat di daerah Bani Hayyan.
Tidak kurang dari 70 warga lokal (sebagian besar ibu-ibu, remaja putri dan sebagian kecil lainnya bapak-bapak dan anak-anak) menghadiri wisata kuliner yang dikomandoi langsung oleh Komandan Kompi Mekanis-B/ Ajax Kapten Inf Mahbub Junaidi, dibantu oleh Kapten Kav Mujahidin, Praka Didi S. dan Pratu Rohim sebagai juru masak. Ini merupakan suatu hal yang langka di mana seorang Komandan pasukan memiliki kemahiran dalam mengolah masakan dan langsung mempraktikkannya di depan masyarakat umum.
Bakso, sup ayam, perkedel kentang, nasi putih, dadar gulung dan es buah kopyor menjadi menu kuliner saat itu, tentunya dengan bahan-bahan yang mudah didapat di Lebanon. Kira-kira apa pendapat mereka tentang masakan kita yach? Yang jelas mereka mengacungkan jempol seraya berkata “good… good… good..”. Tak puas dengan ucapan tersebut, Kapten Mahbub kemudian sedikit berimprovisasi dengan meminta warga mengganti kata “good” menjadi “mak nyuuus”. Kontan serentak mereka mengucapkan kata-kata yang amat populer di Indonesia itu : “Mak nyuuus…. !!!” diikuti riuh rendah tepukan tangan.
Tak hanya itu tokoh masyarakat Bani Hayyan yang hadir saat itu, seperti Mochtar Salah Jabbar (tokoh agama) dan Mayor Mohammad Shihab (kepala wilayah) memuji kreativitas tentara Indonesia ini. Mereka mengatakan bahwa ini pertama kalinya ada tentara yang mengajarkan memasak masakan daerah asal tentara (menurut UNIFIL, The United Nations Interim Force in Lebanon yang berdiri sejak tahun 1978)



hanggadamai
30 April 2008
diriku ngeliat makananya jadi laper
____________________________________________
natazya
30 April 2008
lucu bener siiiiiiiiiiiiih!!!!
ah.. aku ta bisa masak :p
oh ya… ga kenal sama yang ditanya hehehe
____________________________________________
realylife
1 Mei 2008
Indonesia , bangsaku , dimana2 pasti maju
saya juga lagi berwisata di Aceh
silahkan mampir
____________________________________________
chic
1 Mei 2008
loooh.. sempet ya?
____________________________________________
shige
3 Mei 2008
masakanny menggiurkan *jadi laper*
salam kenal ya ^^
chatoer
3 Mei 2008
buka restoran di san alaku bgt nih
*mikir inpestasi
____________________________________________
anbhar
12 September 2008
bangga dengan peacekeeper Indonesia
.
wah liat gambar makanannya langsung lapar *hmm bentar lagi sahur*
____________________________________________
wi3nd
12 September 2008
sluurrpp..emmm..yumyy..sepertinya…astaqfirloh puasa wi3nd..!!puasa..!!
insan seehh neeh..la9ian makanan,kadi *mupeng.com* heheheh…
jayalah tentara indonesia,make the world be piissss….[inglisnya kacau heheheh]..
____________________________________________
ami
25 Agustus 2009
hah
eka
1 September 2009
salam kenal……komando
indrawati
19 Januari 2010
lihat maskannya enak tuh tapi apa aja ya bahan-bahannya? cari bahan nya dimana ya? khan lagi perang tuch. ha……ha.ha
mee
6 Agustus 2010
sempet juga ya berkreasi!bikin ngiler lagi
wahyu
20 Agustus 2010
memang lebih enak masak daripada hrs bertempur.hidup indonesia
bambang
12 Oktober 2010
makanan yg enak baik dan oke/baik lagi kalau di bayar dg http://www.uangcash.biz lebih oke