Mother by Sami Yusuf
To my beloved mother
Happy mothers day in all of the days
Blessed is your face
Blessed is your name
My beloved
Blessed is your smile
Which makes my soul want to fly
My beloved
All the nights that
All the times that
You cared for me
But I never realised it
Now it’s too late
Forgive me
Now I’m alone
Filled with so much shame
For all the years
I caused you pain
If only I could sleep in your arms again
Mother I’m lost without you
You were the sun that brightened my day
Now who’s gonna wipe my tears away
If only I knew what I know today
Mother I’m lost without you
Ummahu , ummahu , ya ummi
wa shawqahu ila luqyaki ya ummi
Ummuka, ummuka, ummuka ummuka
Qawlu rasulika Fi qalbi , fi hulumi
Anti ma’i ya ummi
Ruhti wa taraktini
Ya nura ‘aynayya
Ya unsa layli
Ya Ruhti wa taraktini
Man siwaki yahdhununi
Man siwaki yasturuni
Man siwaki yahrusuni
‘Afwaki ummi Samihini …
Episode Cinta (Bag. 6) : Ayat-ayat Cinta
“Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah.” (QS. Al-Baqarah, 2 : 165)
“Katakanlah : ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (melaksanakan sunnah-sunnah nabi Muhammad saw), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu’. Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang” (QS. Ali-Imran, 3 : 31)
Bersabda rosulullah saw : “Ada tiga sifat yang jika salah satu sifat tersebut ada pada diri seseorang maka ia akan merasakan manisnya iman, yaitu (1) jika Allah dan rosul-Nya lebih dicintainya dari semua hal; (2) atau orang yang mencintai saudaranya sesama mukmin semata-mata karena Allah; (3) atau orang yang membenci kekafiran setelah merasakan keimanan sama seperti kebenciannya jika ia dilemparkan ke dalam api neraka” (HR. Bukhari Muslim)
Sabda Rosulullah saw : “Allah swt berfirman (dalam hadist qudsi), Aku wajibkan cinta-Ku bagi orang-orang yang mencintai karena Aku, saling berkunjung karena Aku, dan saling memberi karena Aku” (HR. Malik dalam Al Muwaththa‘)
Bersabda Rosulullah saw : “Sesungguhnya diantara hamba-hamba Allah ada segolongan umat, mereka bukanlah para Rosul dan bukan pula para syuhada, tetapi para rosul dan para syuhada sangat menginginkan untuk mencapai derajat mereka disisi Allah. Maka para sahabat bertanya, “Siapakah mereka itu, ya rosulullah?” jawab Rosulullah saw “Mereka adalah orang-orang yang saling bekerja dan saling mencintai karena Allah tanpa adanya hubungan kekerabatan dan hubungan duniawi. Demi Allah! Wajah-wajah mereka bermandikan cahaya dan mereka berada diatas mimbar-mimbar dari cahaya, dan mereka tidak merasa takut dan tidak merasa sedih ketika manusia lainnya merasa takut dan sedih” (HR. Abu Daud)
Sabda Rosulullah saw : “Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu (1) pemimpin yang adil, (2) pemuda yang tumbuh dengan ibadah kepada Allah, (3) seseorang yang hatinya bergantung kepada mesjid (selalu melakukan shalat berjamaah di dalamnya), (4) dua orang yang saling mencintai karena Allah dan di jalan Allah, keduanya bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah, (5) seseorang yang diajak (berzina) oleh perempuan yang berkedudukan dan cantik, tapi ia mengatakan “aku takut kepada Allah”, (6) seseorang yang bersedekah kemudian merahasiakannya, sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang dikeluarkan tangan kanannya, (7) dan seseorang yang berdzikir dalam kesendirian, lalu meneteskan air mata dari kedua matanya.” (HR. Bukhari Muslim)
Selamat menyemaikan cinta, duhai para perindu cintaNya (Insan Sains)
Jakarta, 21 Desember 2008, 21:13 WIB
Next episode : Garam, Simbol Kesempurnaan Cinta
